Senin, 22 Desember 2014

Wonder “Old” Woman

Pada Hari Jadi-nya yang ke-745, Sumenep punya gawe akbar: Makan Campor Gratis 1.000 piring. Campor adalah makanan tradisional penduduk Sumenep. Acara itu pun masuk rekor MURI tahun 2014. Acara tersebut diselenggarakan pada hari Minggu pagi (09/11), digelar di sepanjang Jalan Diponegoro, Jalan Halim Perdana Kusuma, dan Jalan Panglima Sudirman. Tenda-tenda berisi hidangan campor berjejer rapi di tengah jalan-jalan itu, membentuk deretan panjang dari barat sampai timur, juga dari utara sampai selatan. Pendiri tenda-tenda itu adalah para instansi pemerintah yang ada di Sumenep.

Saya berada di Jalan Diponegoro waktu itu, menunggu gratisan campor dari tenda sebuah instansi pemerintah tempat teman saya bekerja. Menurut saya, tidak ada yang unik dan istimewa dari perhelatan akbar itu. Hanya sekadar makan bareng saja.

Bagi saya, yang unik dan istimewa adalah seorang wanita tua yang berada di tengah keramaian pesta campor itu. Wanita tua pemungut kardus dan botol bekas. Senjatanya adalah karung goni besar di pundaknya. Di saat orang-orang sibuk makan campor, dia asyik memungut sampah botol di sepanjang jalan. Langkahnya gesit dan penuh semangat mencari sampah. Ketika menemukan botol bekas, dia langsung melemparnya ke karung goninya.

Peduli apa dia dengan campor gratis. Bagi dia, botol dan kardus lebih berharga untuk ditukar dengan sejumlah uang nantinya. Dia pun tidak meminta sepiring campor gratis untuk sarapan paginya. Nyaris tidak ada yang memerhatikan kesibukan dia mengais sampah. Orang-orang sibuk sendiri dengan euforia campor gratisnya.

Saya melihat wanita tua itu dari trotoar jalan. Saya meminta teman saya untuk memberikan sepiring campor pada wanita itu. Ketika disuguhi campor, dia tersenyum senang. Terenyuh hati saya.

Wahai para pemimpin, yang pantas untuk mendapatkan sepiring campor gratis adalah dia. Dia mewakili rakyat jelata yang sesungguhnya. Dia dan rakyat-rakyat jelata lainnya berhak untuk diperhatikan, walau cuma sekadar diberi sepiring campor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar