Kamis, 31 Desember 2015

Dodada


Pada awal tahun 2000-an, di Sumenep bermunculan band-band dengan genre yg berbeda. Ada yang mengusung musik rock, metal, grunge, ska, bahkan punk. Seingat saya, hanya ada dua band punk yang menarik perhatian, Dodada dan The SuperHeru. Dodada meng-cover lagu-lagu Greenday, sedangkan The SuperHeru meng-cover lagu-lagu Blink 182.



Saya berteman baik dengan para personil kedua band ini sampai saat ini. Sayang sekali, The SuperHeru yang beranggotakan Heru (vokal dan gitar), Oky (bas), dan Dani (drum) sudah vakum. Belakangan hanya Heru yang tetap mengibarkan bendera The SuperHeru dalam beberapa acara lokal dengan dibantu additional players.

Nah, Dodada-lah yang saya anggap masih tetap eksis dan tetap bergairah sampai saat ini. Band ini tetap membawakan musik punk ala Greenday dengan konsisten. Dodada adalah Greenday-nya Sumenep.

Beberapa waktu lalu, Saya mewawancarai salah satu personil Dodada, Mas Andy (vokal dan gitar), via BBM. Awalnya kami hanya mengobrol topik seputar musik, lalu saya lanjutkan saja menanyakan tentang sejarah terbentuknya Dodada.

Berikut ini wawancara saya dengan Mas Andy.

Kapan Dodada terbentuk?
Nama Dodada sendiri kita bikin itu tahun 1998. Sebenarnya aku dan temanku (drummer) bikin bandnya tahun 1996, tapi belum ada namanya. Waktu itu temanku itu main bas, drummernya anak Palembang. Jadi sekitar dua tahunan, aku ngeband gak  pake nama. Jadi kalo ikut event-event, kita pake nama band beda-beda. Ada namanya tapi bukan nama tetap. Waktu itu aku lupa pake nama apa ya.

Kapan ya parade musik di Sumenep itu?
Parade musik itu Agustus 1998

Formasi awal siapa saja? Terbentuknya di Malang ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar