Dalam sebuah bukunya, Andrew Griffiths, seorang pakar UKM terkemuka asal Australia, menulis, “Tak ada peraturan yang pernah mengatakan bahwa untuk menjadi sukses dalam pekerjaan, anda harus bekerja mati-matian. Jangan selalu mengatakan bahwa anda sibuk setiap saat. Ubah ucapan anda, anda juga mengubah pikiran.”
Tulisan di atas menyadarkan saya bahwa ternyata untuk meraih kesuksesan, tidak perlu bekerja mati-matian. Apalah istilahnya, membanting tulang memeras keringat. Hehehe.
Buktinya, sampai sekarang saya masih belum merasakan kesuksesan yang berarti, dari segi income, tentunya. Dari segi mana lagi? Karena kesuksesan-kesuksesan lain akan serta-merta mengikuti kalau kesuksesan yang satu ini sudah kita raih. Money talks, kata Soleh Solihun.
Nah, tampaknya ini selaras dengan nasihat Aa Gym, “Bekerjalah dengan cerdas.” Mungkin kita memang harus bekerja dengan cerdas. Karena kalau kita hanya bekerja mati-matian, tetapi tidak taktis, hasilnya pun kurang maksimal. Lebih ekstrim lagi, tidak efektif dan efisien.
Ada lagi, nih, nasihat dari teman saya, “Mungkin alangkah lebih baiknya kalau kita memadukan dua strategi sekaligus. Bekerja keras sambil bekerja cerdas. Dengan begitu, kita akan lebih cepat mencapai kesuksesan.”
Dan, ternyata nasib teman saya tidak jauh beda dengan saya. Sampai sekarang pun, dia belum mencapai kesuksesan yang signifikan.
Arrghh... Absurd lagi... :D
Tulisan di atas menyadarkan saya bahwa ternyata untuk meraih kesuksesan, tidak perlu bekerja mati-matian. Apalah istilahnya, membanting tulang memeras keringat. Hehehe.
Buktinya, sampai sekarang saya masih belum merasakan kesuksesan yang berarti, dari segi income, tentunya. Dari segi mana lagi? Karena kesuksesan-kesuksesan lain akan serta-merta mengikuti kalau kesuksesan yang satu ini sudah kita raih. Money talks, kata Soleh Solihun.
Nah, tampaknya ini selaras dengan nasihat Aa Gym, “Bekerjalah dengan cerdas.” Mungkin kita memang harus bekerja dengan cerdas. Karena kalau kita hanya bekerja mati-matian, tetapi tidak taktis, hasilnya pun kurang maksimal. Lebih ekstrim lagi, tidak efektif dan efisien.
Ada lagi, nih, nasihat dari teman saya, “Mungkin alangkah lebih baiknya kalau kita memadukan dua strategi sekaligus. Bekerja keras sambil bekerja cerdas. Dengan begitu, kita akan lebih cepat mencapai kesuksesan.”
Dan, ternyata nasib teman saya tidak jauh beda dengan saya. Sampai sekarang pun, dia belum mencapai kesuksesan yang signifikan.
Arrghh... Absurd lagi... :D