Apakah kamu pernah menonton konser musik? Atau, pernah menonton tayangan konser musik di TV?
Saya termasuk orang yang cukup menggemari konser musik, menonton live atau hanya sekadar di TV. Lebih-lebih kalau penyanyi/band yang tampil itu adalah idola saya. Tapi, sebagai penikmat konser, kita sering terganggu oleh ulah oknum-oknum yang bukannya menonton konser, malah bikin rusuh di venue. Tentu situasi ini membuat kenyamanan penonton terganggu. Hah, lantas apa motivasi mereka menonton konser? Pengen senang-senang atau hunting lawan bertarung? :)
Saya jarang sekali menonton konser dangdut. Tapi, saya sering mendengar bahwa hampir di setiap konser musik dangdut, kerusuhan atau pertengkaran sering terjadi. Saya tidak mengerti, apa penyebabnya? Apa karena irama musik dangdut yang rancak, yang bisa membuat tubuh penonton otomatis bergoyang, sehingga goyangan-goyangan liar tubuh mereka menyenggol pengunjung lainnya. Dan, terjadilah perkelahian. Atau mungkin juga karena pengaruh minuman keras. Lha, daripada berbekal minuman keras, lebih baik kita berbekal minuman mineral saja lah, sebagai usaha preventif kita terhadap dehidrasi ketika berjoget ria.
Bukannya bermaksud membandingkan, saya malah heran dengan konser musik metal. Meskipun, musik yang diusung gahar-sangar, saya jarang mendengar dan melihat konser musik metal itu rusuh. Sepertinya ada komunikasi yang baik dan hangat antara band yang tampil dengan fansnya. Yang satu bermain musik dari hati, satunya lagi menikmati musik dari hati. Bahkan, meskipun ada ritual senggol kanan-kiri antar penonton, yang biasa disebut moshing, tapi tetap saja acara berlangsung aman dan menyenangkan.
Pada bulan Ramadan kemarin, saya menonton berita TV tentang konser Wali yang rusuh di sebuah kota di Jawa Tengah. Sepertinya konser itu adalah konser ngabuburit. Tapi, ironis sekali, di konser pop yang minim hentakan adrenalin, di sana malah terjadi kerusuhan. Lho, apa para penonton yang berantem itu tidak berpuasa? Bulan puasa bukan bulan untuk berantem, kawan. :)
Last but not least, ada baiknya kalau kita merenung. Niat kita menonton konser untuk apa? Bersenang-senang, bukan? Nah, kalau kita mau adu jotos, mendingan pergi ke sasana tinju saja, hehe... .